Gender Perspektif Prof M. Quraish Shihab dan relevansinya dalam pendidikan Islam

Oleh Rudi Gunawan

Problematika diskursus peremuan merupakan masalah yang sudah ada sejak jaman jahiliyah, perempuan memiliki kedudukan yang sangat rendah, dan dalam posisi yang memprihatinkan. Rendahnya kesadaran dari kaum perempuan mengenai masalah ketimpangan dan bias gender yang muncul serta kaum laki-laki yang menganggap perempuan senantiasa menjadi nomor dua setelah mereka (subordinatif) yang menjadikan bukti bahwa belum adanya adanya kesetaraan gender salah satunya dibidang Pendidikan.

Dalam studi yang dilakukan Ace Suryadi mengungkapkan bahwa terjadinya ketimpangan menurut gender juga tercermin dalam proporsi jumlah peserta didik yang tidak seimbang menurut jurusan atau progrm studi yang ada pada jenjang pendidikan menengah dan tinggi. Adanya asumsi perbedaan kemampuan intelektual dan ketrampilan antara laki-laki dan perempuan telah memperkuat bias gender tersebut. Laki-laki diasumsikan lebih kuat fisiknya, lebih mampu berpikir logis, dan lebih sesuai untuk belajar pada bidang – bidang sains dan teknologi. Persepsi tersebut adalah persepsi budaya masyarakat yang secara turun-temurun diwariskan, dan terus-menerus menyebabkan terjadinya kesenjangan gender

Menyikapi hal yang demikian itu, tentu diperlukan sebuah konsep kesetaraan gender dalam pendidikan. Pendidikan diharapkan mampu mengimplementasikan kesetaraan gender sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi kesenjangan gender yang selama ini terus-menerus dilakukan. Hal ini menjadi sesuatu yang menarik apabila pendidikan Islam mengambil langkah untuk mengkonsepkannya. Namun memang, mengkonsep hal yang demikian itu, apalagi sampai pada tahap implementasi tentu bukanlah perkara mudah. Oleh karenanya, untuk mengetahui hal tersebut, tentu dibutuhkan pengkajian terhadap tokoh yang memiliki kapasitas dalam bidang tersebut. Kapasitas seorang tokoh yang menguasai tentang isu kesetaraan gender dan turut serta berkecimpung dalam dunia pendidikan Islam, sehingga mampu memberikan gagasan yang menarik mengenai bagaimana konsep kesetaraan gender dalam pendidikan Islam.

Baca Juga :   Akhlak Bidang Pekerjaan

Persoalan mengenai kesetaraan gender lebih banyak diperbincangkan oleh kaum perempuan sebagai upaya untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Banyak tokoh-tokoh perempuan yang
berusaha mengangkat isu tersebut, baik melalui lisan maupun tulisan. Prof. M. Quraish Shihab meskipun bukan tokoh perempuan, namun banyak membahas persoalan tentang kesetaraan gender dalam beberapa karyanya Sehingga pemikiran beliau bersifat netral dan bukan merupakan upaya membela kaum perempuan, namun berusaha memberikan gambaran yang
beliau pahami dari nash yang ada, yang kemudian dikontekstualisasikan dengan kondisi sosial masyarakat.

Prof. M. Quraish Shihab memiliki pemikiran yang berbeda dengan ulama tradisional dalam memahami persoalan gender terutama berkaitan dengan kesetaraan gender. Quraish mencoba menampilkan pemikiran tentang kesetaraan gender dengan mempertimbangkan pada kondisi dan perkembangan zaman. Sehingga corak pemikirannya tidak terpaku pada makna nash secara tekstual, namun beliau memahaminya secara kontekstual yang dikaitkan dengan kodisi sosial masyarakat

Dari beberapa karya beliau yang berbicara tentang persamaan gender  menunjukan pemikiran  beliau tentang  kesetaraan gender dan relevansinya dalam pendidikan Islam, dengan menerapkan persamaan hak-hak laki-laki dan perempuan meliputi : tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, media pendidikan , metode pendidikan, kurikulum pendidikan, materi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan lembaga Pendidikan. Selain itu pemerintah, masyarakat, dan tenaga kependidikan perlu bekerja sama untuk mendukung penerapan kesetaraan gender dalam pendidikan terutama dalam proses pembelajaran. Kontekstualisasi nilai-nilai kesetaraan gender harus senantiasa digaungkan kepada para tenaga kependidikan untuk menghadirkan nilai-nilai
kesetaraan gender dalam proses pembelajaran bagi peserta didik serta nilai-nilai kesetaraan gender semestinya diterapkan sedini mungkin bagi peserta didik, sehingga mereka akan tumbuh sesuai dengan bakat dan kemampuan mereka.

Referensi :

Azis, Mohammad. ”Pemikiran M. Quraish Shihab Tentang Kesetaraan Gender Dan Relevansinya Dalam Pendidikan Islam”, Tesis Program Studi Pendidikan Agama Islam IAIN Purwokerto, 2018

Baca Juga :   Birrul Walidain

Siregar, Nurkholijah. ”Pemikiran M. Quraish Shihab Tentang Gender”, Jurnal
Hikmah, Vo. 14, No. 1, Januari-Juni 2107.

www.muslim.or.id/9129-kesetaraan-gender-dalam-sorotan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.